PERSAMAAN DAN PERBEDAAN ANTARA MUSIK 8 TET (12 NADA PER OKTAF) DENGAN MUSIK 12 TET (20 NADA PER OKTAF)
PERSAMAAN DAN PERBEDAAN ANTARA MUSIK 8 TET (12 NADA PER OKTAF) DENGAN MUSIK 12 TET (20 NADA PER OKTAF)
Berikut ini diberikan adanya persamaan dan perbedaan antara musik 8 TET (12 nada per oktaf: A A# B C C# D D# E F F# G G#) dengan musik 12 TET (20 nada per oktaf: A A# B B# C C# D E E# F F# G G# H H# I J J# K K#).
Persamaan musik 8 TET (12 nada per oktaf)dengan musik 12 TET(20 nada per oktaf:
1. Kedua-duanya sama sama menggunakan acuan nada pada nada A4 yang berfrekwensi 440 Hz.
2. Pada nada dasar natural minor, kedua-duanya dimulai dari nada A, tetapi solmisasi nada A pada musik 8 TET (12 nada per oktaf) adalah sebagai nada 6 (La), sedangkan solmisasi nada A pada musik 12 TET (20 nada per oktaf) adalah sebagai nada 8 (Ga).
3. Pada nada dasar natural, Interval atau jarak antar nada dalam 1 oktaf yang berjarak 1/2 laras, kedua-duanya sama sama memiliki hanya ada 2 buah interval 1/2 laras, tetapi jarak 1/2 laras antar nada pada musik 8 TET (12 nada per oktaf) ada pada nada B (si) ke C (do), dan nada E (mi) ke F (fa). sedangkan jarak 1/2 laras antar nada pada musik 12 TET (20 nada per oktaf) ada pada nada D (ras) ke E (do), dan I (sol) ke J (la).
Perbedaan musik 8 TET (12 nada per oktaf) dengan musik 12 TET(20 nada per oktaf:
Pada musik 8 TET (12 nada per oktaf):
1. Menggunakan sistem 8 TET (12 nada per oktaf) dengan simbol nada-nada: C C# D D# E F F# G G# A A# B C'). Dalam notasi angka : 1 1 2 2 3 4 4 5 5 6 6 7 1' , dengan solmisasinya: Do - di - Re - ri - Mi - Fa - fi - Sol - sil - La - li - Si - Do.
2. Acuan nada pada sistem 8 TET (12 nada per oktaf) pada nada berfrekwensi 440 Hz ada diurutan ke-1 dalam susunan nada nada.
3. Pada nada dasar natural Mayor, sistem 8 TET (12 nada per oktaf) dimulai dari nada C, dengan solmisasi nada C adalah nada 1 (do).
4. Pada nada dasar natural, interval atau jarak antar nada yang berjarak 1/2 laras pada musik 8 TET (12 nada per oktaf) ada di antara nada B (si) ke C (do), dan nada E (mi) ke F (fa).
5. Pada nada dasar natural, interval atau jarak antar nada yang berjarak 1 laras pada musik 8 TET (12 nada per oktaf) ada sebanyak 5 buah.
6. Range atau selisih frekwensi antar nada tetangganya terdekat di sistem 8 TET ( 12 nada per oktaf) adalah sangat besar bila dibanding sistem 12 TET (20 nada per oktaf).
7. Pada sistem 8 TET (12 nada per oktaf), musik menggunakan frekwensi nada nada yang kurang berkenan bila dibanding frekwensi nada nada pada sistem 12 TET (20 nada per oktaf),
8. Bila membutuhkan nada sebanyak 60 buah nada (termasuk kromatik), maka harus dalam 5 oktaf.
9. Rumus penghitungan frekwensi nada di sistem 8 TET (12 nada per oktaf) yaitu:
f_n = f_0 × {2 pangkat (n/12)}
dimana:
- f_n adalah frekwensi nada yang dihitung
- f_0 adalah frekwensi nada referensi, di sini A4 = 440 Hz
- n adalah jumlah langkah "setengah langkah" (semitone) dari nada referensi ke nada yang dihitung
Dan rumus penghitungan frekwensi nada oktaf di sistem 8 TET (12 nada per oktaf) yaitu:
f_oktaf_next = f_oktaf_prev × 2
dimana:
- f_oktaf_next adalah frekwensi nada di oktaf yang dihitung
- f_oktaf_prev adalah frekwensi nada yang sama di oktaf sebelumnya.
Pada musik 12 TET (20 nada per oktaf):
1. Menggunakan sistem 12 TET (20 nada per oktaf) dengan simbol nada-nada: E E# F F# G G# H H# I J J# K K# A A# B B# C C# D E'), Dalam notasi angka: 1 1 2 2 3 3 4 4 5 6 6 7 7 8 8 9 9 10 10 11 1' , dengan solmisasinya: Do - di - Re - ri - Ma - mi - Fa - fi - Sol - La - li - Si - Ga - gi - Be - bi - Ho - hi - Ras - Do.
2. Acuan nada pada sistem 12 TET (20 nada per oktaf) pada nada berfrekwensi 440 Hz ada diurutan ke-2 dalam susunan nada nada.
3. Pada nada dasar natural Mayor, sistem 12 TET (20 nada per oktaf) dimulai dari nada E, dengan solmisasi nada E adalah nada 1 (do).
4. Pada nada dasar natural, interval atau jarak antar nada yang berjarak 1/2 laras pada musik 12 TET (20 nada per oktaf) ada di antara nada D (ras) ke E (do), dan I (sol) ke J (la).
5. Pada nada dasar natural, interval atau jarak antar nada yang berjarak 1 laras pada musik 12 TET (20 nada per oktaf) ada sebanyak 9 buah.
6. Range atau selisih frekwensi antar nada tetangga terdekatnya di sistem 12 TET ( 20 nada per oktaf) adalah lebih kecil bila dibanding sistem 8 TET (12 nada per oktaf), sehingga lebih mudah dinyanyikan.
7. Pada sistem 12 TET (20 nada per oktaf), musik menggunakan frekwensi nada nada yang lebih berkenan bila dibanding frekwensi nada nada pada sistem 8 TET (12 nada per oktaf),
8. Bila membutuhkan nada sebanyak 60 buah nada (termasuk kromatik) maka cukup dalam 3 oktaf saja.
9. Rumus penghitungan frekwensi nada di sistem 12 TET (20 nada per oktaf) yaitu:
f_n = f_0 × {3 pangkat (n/20)}
dimana:
- f_n adalah frekwensi nada yang dihitung
- f_0 adalah frekwensi nada referensi, di sini A4 = 440 Hz
- n adalah jumlah langkah "setengah langkah" (semitone) dari nada referensi ke nada yang dihitung
Dan rumus penghitungan frekwensi nada oktaf di sistem 12 TET (20 nada per oktaf) yaitu:
f_oktaf_next = f_oktaf_prev × 3
dimana:
- f_oktaf_next adalah frekwensi nada di oktaf yang dihitung
- f_oktaf_prev adalah frekwensi nada yang sama di oktaf sebelumnya.
Comments
Post a Comment